Halaqah 29: Tidak Ada Yang Samar Bagi Allah
Halaqah yang ke-29 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah adalah tentang tidak ada yang samar bagi Allah.
Beliau mengatakan mengatakan rahimahullah,
Tidak sama bagi Allah subhanahu wa ta’ala sesuatupun dari pekerjaan-pekerjaan mereka sebelum Allah menciptakan mereka.
Artinya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Mengetahui, apa yang mereka lakukan sebelum Allah menciptakan wujud/ dzat merek, Allah sudah mengetahui apa yang dilakukan oleh makhluk-makhluk tersebut.
Dan ini Allahutaala alam menguatkan
Allah menciptakan dengan Ilmu.
Maka dikuatkan kembali oleh Beliau dengan ucapan ini, tidak ada sesuatu yang samar dari perbuatan-perbuatan, mereka sebelum mereka melakukan ketaatan, sebelum mereka melakukan kemaksiatan, maka Allah sudah mengetahui itu semua sebelum Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan mereka, keumuman firman Allah
Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui segala sesuatu baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi,
Dikuatkan oleh beliau karena memang ada firqah/kelompok yang mereka yakini Allah tahu setelah terjadi.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui apa yang akan mereka kerjakan sebelum Allah menciptakan mereka.
Ini juga maknanya menguatkan pernyataan beliau sebelumnya dikuatkan kembali. Bahwasanya Allah Maha mengetahui sebelum Allah menciptakan maka Allah sudah mengetahui apa yang akan terjadi si Fulan akan menjadi orang yang Sholeh, si Fulan akan menjadi orang yang kafir si Fulan akan masuk ke dalam surga, si Fulan akan masuk ke dalam neraka,
Tidak ada di antara kalian kecuali sudah diketahui tempatnya di dalam neraka atau didalam Surga.
Tidak ada yang samar bagi Allah subhanahu wa ta’ala, ini termasuk tingkatan takdir yang harus yakini, 4 tingkatan takdir
√ Meyakini ilmu Allah
√kemudian juga meyakini Kitabatullah bahwa Allah menulis segala sesuatu dan
√ meyakini masih Masyiatullah kemudian yang keempat adalah meyakini bahwasanya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan segala sesuatu.
Ini aqidah Ahlussunnah wal jamaah.
[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]
Beliau mengatakan mengatakan rahimahullah,
لم يخف عليه شيء من افعالهم قبل ان خلقه
Tidak sama bagi Allah subhanahu wa ta’ala sesuatupun dari pekerjaan-pekerjaan mereka sebelum Allah menciptakan mereka.
Artinya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Mengetahui, apa yang mereka lakukan sebelum Allah menciptakan wujud/ dzat merek, Allah sudah mengetahui apa yang dilakukan oleh makhluk-makhluk tersebut.
Dan ini Allahutaala alam menguatkan
خلق الخلق بعلمه
Allah menciptakan dengan Ilmu.
Maka dikuatkan kembali oleh Beliau dengan ucapan ini, tidak ada sesuatu yang samar dari perbuatan-perbuatan, mereka sebelum mereka melakukan ketaatan, sebelum mereka melakukan kemaksiatan, maka Allah sudah mengetahui itu semua sebelum Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan mereka, keumuman firman Allah
۞…وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
[QS Al Hujarat 16] … إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا.
[QS Al Insan 30]
وَعِندَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ﴾.
[QS Al an’am 59]Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui segala sesuatu baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi,
Dikuatkan oleh beliau karena memang ada firqah/kelompok yang mereka yakini Allah tahu setelah terjadi.
وَعَلِمَ مَا هُمْ عَامِلُونَ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَهُمْ
Dan Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui apa yang akan mereka kerjakan sebelum Allah menciptakan mereka.
Ini juga maknanya menguatkan pernyataan beliau sebelumnya dikuatkan kembali. Bahwasanya Allah Maha mengetahui sebelum Allah menciptakan maka Allah sudah mengetahui apa yang akan terjadi si Fulan akan menjadi orang yang Sholeh, si Fulan akan menjadi orang yang kafir si Fulan akan masuk ke dalam surga, si Fulan akan masuk ke dalam neraka,
«مَا مِنْكُمْ مِنْ نَفْسٍ إِلَّا وَقَدْ عُلِمَ مَنْزِلُهَا مِنَ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ»
Tidak ada di antara kalian kecuali sudah diketahui tempatnya di dalam neraka atau didalam Surga.
Tidak ada yang samar bagi Allah subhanahu wa ta’ala, ini termasuk tingkatan takdir yang harus yakini, 4 tingkatan takdir
√ Meyakini ilmu Allah
√kemudian juga meyakini Kitabatullah bahwa Allah menulis segala sesuatu dan
√ meyakini masih Masyiatullah kemudian yang keempat adalah meyakini bahwasanya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan segala sesuatu.
Ini aqidah Ahlussunnah wal jamaah.
وَعَلِمَ مَا هُمْ عَامِلُونَ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَهُمْ
***[Materi halaqah diambil dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Ath Thahawi rahimahullah]